Tema Workshop Artistik “CLIPA”, kata Clipa sendiri diambil dari seni itu sendiri. Istilah seni berasal dari bahasa sanskerta "clipa", mempunyai arti berwarna serta kata jadinya berupa "su-clipa" yang berarti dilengkapi dengan bentuk - bentuk yang indah atau dihiasi dengan indah. Workshop artistik ini membahas mengenai tata panggung, musik, serta lighting.
Kegiatan ini bertujuan agar melatih keterampilan dalam berteater khususnya dalam tata panggung dan musik, serta meningkatkan keberanian, kerja sama, melatih imajinasi, dan mengasah potensi yang ada di dalam setiap diri. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga melatih peserta tentang bagaimana mereka merencanakan, serta menjalankan sebuah acara.
“Berteater itu harus tahu mengenai artistik, maka dari itu semoga tiga hari kedepan kalian bisa mendapatkan banyak ilmu dari kegiatan workshop artistik ini.” Ujar Nabil selaku ketua panitia. Pada hakikatnya, seni teater tak dapat terpisahkan oleh artistik dan selalu berkesinambungan.
Workshop artistik yang berlangsung di Auditorium IAIN PEKALONGAN ini dihadiri oleh Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Dr. H. Muhlisin, M. Ag. “Berkesenian itu sebuah keindahan, dimana tiap-tiap individu mempunyai sugesti dalam berperan, bisa memposisikan setiap peran. Dalam teater ini harus adanya pembaharuan, terus melakukan upaya untuk memajukan teater di Era milenial. Dan semoga kedepannya Teater Zenith bisa mengikuti ajang-ajang perlombaan yang ada, untuk memajukan Teater Zenith sendiri.” Ujar beliau.
Acara ini juga dihadiri oleh Pembina UKM Teater Zenith Ibu Wirani “Teater ini memiliki suatu keindahan dan keunikan sendiri. Teater dapat digunakan untuk menjadikan ajang mengembangkan diri yang akhirnya bisa menempatkan diri dalam keadaan apapun.” ucapnya. Pemateri dari Workshop Artistik adalah pelaku seni kota Pekalongan yaitu Tamakun. Dengan pemberian materi pada hari pertama tersebut diharapkan peserta dan anggota Teater Zenith mampu menerapkannya dalam kegiatan berteater ataupun dalam kehidupan sehari-hari.

